-->

Friday, 22 June 2012

ISTANA KEBOHONGAN


 

Suatu kali, Malaikat TUHAN dan Malaikat Iblis membuat kesepakatan lomba. Mereka akan mengadakan lomba membangun istana. Malaikat TUHAN akan membangun istana kebenaran. Sementara Malaikat Iblis akan membangun istana kebohongan. Lalu bagaimana cara membuatnya.??? Ternyata hal itu tergantung dari tingkah laku para Manusia di bumi.

Jadi aturannya adalah, ketika ada seorang manusia mengatakan kebenaran atau kejujuran maka Malaikat TUHAN akan menambahkan satu buah batu untuk membangun istana mereka. Sebaliknya, jika ada Manusia yang berkata bohong atau tidak jujur, maka Malaikat Iblis akan meletakan satu buah batu untuk membangun istana kebohongan mereka. Masa pembangunan pun segera dimulai.

Satu demi satu, batu-batu disusun seiring dengan kejujuran dan kebohongan yang diucapkan oleh Manusia di dunia. Hari demi hari, kedua istana itu sudah makin tampak bentuknya. Keduanya sama-sama bagus. Tapi, rupanya istana kebohongan tampaknya akan lebih dulu jadi. Yah,, karena di dunia ternyata lebih banyak Manusia yang mengatakan kebohongan daripada kejujuran dan kebenaran. Malaikat Iblis pun bersorak dan tampak senang. Apalagi, mereka juga ternyata main curang karena diam-diam mereka mengirimkan utusan-utusannya ke dunia untuk membujuk para Manusia agar makin banyak yang berbohong.

Akhirnya, benar saja. Istana kebohongan lebih dulu jadi. Istana itu tampak begitu megah, indah dan kokoh. Malaikat Iblis menertawakan dan menghina istana kebenaran  yang belum juga jadi. Tapi, apa yang terjadi kemudian.??!! Tiba-tiba ada bunyi 'Krak' dan 'Byar' dari antara istana kebohongan itu. Setelah dilihat, batu-batu yang dipakai untuk membangun tembok istana itu ternyata berubah menjadi kaca yang rapuh, kertas tipis, dan benda-benda rapuh lainnya yang pada hancur akibat tidak kuat. Tak ayal, istana kebohongan itu tak lama mulai bolong dan ambruk. Rupanya, perubahan itu terjadi saat kebohongan mulai terkuak. Satu persatu, terbukti bahwa kebohongan hanyalah dasar yang rapuh dan akan segera hancur, cepat atau lambat.
Demikian pula dalam kehidupan kita. Cepat atau lambat kebohongan dan tipu daya tidak akan bertahan dan pasti akan tersingkap. Apakah hidup kita akan didasarkan pada Kebenaran TUHAN atau pada kebohongan.??? Itu adalah pilihan kita masing-masing.!!!

Real Time Pengunjung

My Friends

https://twitter.com/#!/Ranwik_Julianto" target="_ranwik_julianto="Follow Me on Twitter">