-->

Saturday, 26 May 2012

SERATUS MAWAR PUTIH



>> Siang itu Zheyla sedang asyik duduk santai di tepi kolam renang di belakang rumahnya, sambil melamun sesuatu.



"Wah,,, mungkin romantis banget yagh kalau ada seorang cowok yang ngasih aku seikat mawar putih..??!!!
Andai saja itu menjadi kenyataan,,, eummhhh,,, pasti aku akan lebih bahagia.!!!" Tutur Zheyla sambil mengepak-ngepakan kakinya di air.



>> Tiba-tiba bel rumah Zheyla berbunyi. Zheyla pun segera berlari menuju depan pintu rumahnya dan langsung membuka pintu. Di depan pintu, Zheyla tak menemukan seorang pun, melainkan hanyalah seikat mawar putih yang sesuai dengan lamunannya tadi.


"Wahhh,,, Bunga mawar putih??!! Dari siapa yagh???
Indah banget,,, harum lagi.!!!
Ehh,,, ada kartu ucapannya,,, aku buka aghh.!!!" Zheyla pun membuka kartu ucapan itu, lalu membaca pesan yang tertulis di dalamnya. Di luar kartu ucapan hanya tertulis sebuah huruf, yaitu huruf -I-


"Indahnya dirimu Manis.!!!
Wajah mu tak dapat ku lupakan.!!!
Wajah mu selalu menghantui pikiranku.!!!




Cantik,,, simpanlah Bunga Mawar ini beserta dengan kartu ucapannya.!!!








Dari :
Pengagum Beratmu,








Si Seratus Mawar Putih"










"Kira-kira siapa yagh yang ngirim bunga mawar putih ini.???
Aneh banget,,, kok namanya Si Seratus Mawar Putih sigh.??!!!
Sungguh sangat misterius.!!!
Daripada aku mikirin yang enggak-enggak,,, lebih baik aku tidur ajha deh.!!!"


>> Zheyla pun menuju kamarnya dan langsung membaringkan tubuhnya di kasur empuk miliknya.








>> Malam harinya di kamar Zheyla


"Aduhhh,,, kenapa aku masih kepikiran kejadian tadi siang yagh???
Siapa sigh yang ngusilin aku???
Seandainya saja orang yang ngirimin mawar putih itu adalah Kak Ricky,,, senang banget.!!!
Eumhhh,,, tapi mana mungkin orang sengetop dan setampan Kak Ricky mau ngirimin bunga mawar untuk aku,,, gak mungkin banget.??!!!
Dasar bego,,, bego,,, bego.!!!"



>> Tiba-tiba,,,


"Maaf Non mengganggu.!!!" Tutur Bibi dari belakang pintu

"Ada apa Bi.???
Masuk ajha.!!!"

"Non,,, tadi ada yang mencet bel,,, tapi saat Bibi bukain pintu,,, eghh tau-taunya enggak ada orang,,, tapi Bibi nemuin ini Non.!!!"

"Apaan Bi.???"


"Seikat bunga mawar putih,,, ini pasti untuk Non Zheyla,,, ini Non.!!!
Kalau begitu,,, Bibi ke belakang dulu yagh.!!!" Ujar Bibi sembari menyerahkan seikat mawar putih beserta kartu ucapannya.

"Makasih yagh Bi.!!!" Tutur Zheyla.







"Kira-kira,,, siapa yagh yang ngirimin bunga mawar ini.???" Zheyla pun membuka kartu ucapan yang di luarnya bertuliskan huruf -L-



"Lambang Cinta adalah merpati.!!!
Lambang kehidupanku adalah dirimu seorang/!!!
Love is You.!!!








Dari :
Pengagum Beratmu :








Si Seratus Mawar Putih"










"Apa sighh arti dari semua ini.???
Bingung aku dibuatnya.!!!
Udah jam delapan,,, sebaiknya aku tidur ajha deh,,, biar besok lebih segar bangunnya.!!!" Zheyla pun mematikan lampu kamarnya lalu tidur.








>> Keesokan harinya Zheyla menceritakan kejadian yang dialaminya kemarin kepada sahabatnya, Sheril dan Khezya.


"Guys,,, kemaren siang aku dapat kiriman bunga mawar putih yang misterius,,, dan anehnya,,, malamnya juga aku dapat kiriman yang sama.!!! Aneh banget kan???" Ujar Zheyla.

"Dari siapa sigh Zhee???" Tanya Khezya.

"Yagh itulah yang kepengen aku tau.!!!" Jawab Zheyla.

"Zhee,,, aku gak ngerti deh maksud kamu??!!!
Apanya yang misterius???" Tanya Sheril yang kebingungan.

"Gimana gak misterius??!! Soalnya tugh,,, di luar kartu ucapannya hanya tertulis huruf -I- dan -L-,,, sedangkan di dalamnya nya tughh tertulis kata-kata romantis dan peringatan agar aku tidak membuang kartu ucapan itu.!!!
Dan yang lebih anehnya lagi,,, nama dari si pengirim nggak jelas,,, aku lupa lagi namanya,,, eumhhh,,, apa yagh??!!! Ohhh iya aku ingat,,, namanya tugh Si Seratus Mawar Putih.!!!
Aneh kan???"

"Haaa,,, Si Seratus Mawar Putih???
Misterius banget yagh??!!!" Tutur Khezya dengan penuh keheranan.

"Tunggu dulu Zhee.!!!
Bukannya kamu itu pencinta Mawar Putih???
Iya kan???" Tutur Sheril menyela pembicaraan Khezya.

"Ember,,, emang udah dari dulu tugh aku menyukai mawar putih.!!!" Sahut Zheyla.

"Zhee,,, kalau menurut aku nih,,, pasti ada cowok yang naksir ama kamu,,, terus,,, dia tugh mau nembak plus ngegaet kamu dengan mawar putih kesukaan kamu.!!!
Benar gak Khey.???" Tanya Sheril meminta pendapat dari Khezya.

"Ahhh,,, ngaco deh kamu.!!!" Tutur Zheyla mencoba membantah pernyataan Sheril.

"Tapi Zhee,,, kalau menurut aku sigh,,, masuk akal juga apa yang diomongin ama Sheril.!!!" Tutur Khezya menyetujui pernyataan Sheril.

"Iya juga sigh,,, tapi siapa dong orangnya???" Ujar Zheyla.


"Yang pastinya,,, diantara kita bertiga nggak ada satu pun yang tau.!!" Lanjut Sheril.

"Ahhh,,, udahlah Kawan,,, tak usah dipikirkan lagi.!!!
Ehh,,, ngomong-ngomong,,, kalian ada acara gak sebentar malam???" Tanya Zheyla kepada kedua Sahabatnya.

"Nggak ada tugh.!!! Iya kan Khey???" Sahut Sheril sambil menatap Khezya.

"Iya.!!!" Timpal Khezya singkat.

"Nanti malam kita ke bioskop yuk.!!! Kebetulan sebentar malam ada Film bagus lho,,, pokoknya nyesel dehhh kalau sampai gak nonton.!!!
Gimana.??? Mau gak???" Ajak Zheyla.

>> Sheril menoleh pada Khezya. Khezya menganggukan kepalanya, demikian pula dengan Sheril. Mereka pun menerima ajakan dari Zheyla.













>> Malam itu sepulang dari bioskop, lagi-lagi hal yang sama terjadi pada Zheyla. Zheyla mendapati seikat mawar putih dan kartu ucapan yang di luarnya tertulis huruf -O-. Zheyla pun membawa seikat mawar putih itu ke kamarnya, lalu membaca isi dari kartu ucapan itu. Dalam kartu ucapan itu hanya tertulis satu kalimat singkat yang sungguh mempesona.





"Oh Adinda,,,, You are beautiful.!!!






Dari :
Pengagum Beratmu






Si Seratus Mawar Putih"












"Kata-katanya indah banget.!!!
So sweet.!!!
Jadi semakin penasaran dehhh,,, siapa sighhh pengirim mawar putih ini???


Ahhh,,, ngapain juga aku pikirin,,, mending sekarang aku tidur.!!!" Ujar Zheyla sembari merebahkan tubuhnya ke kasur, lalu memejamkan matanya dan tidur.








>> Kejadian yang aneh itu terus saja terjadi, baik saat Zheyla pergi maupun saat Zheyla lagi ada di rumah. Hidup Zheyla serasa di teror oleh Si Seratus Mawar Putih. Di sisi lain Zheyla merasa tersanjung, tapi rasa takut pun selalu menghantui Zheyla. Meski takut, tapi Zheyla tetap ingin tau, siapa sebenarnya Si Seratus Mawar Putih itu.
Hari ini adalah hari yang keempat dimana peristiwa itu terjadi. Bunga Mawar yang terkumpul sudah sebanyak lima ikat dengan jumlah lima puluh tangkai bunga mawar. Dan huruf yang terangkai dari kartu ucapannya bila disatukan akan menjadi -I-L-O-V-E-


"Zhee,,, kayaknya ini masalah yang serius dehh.!!!" Ujar Sheril.

"Iya Zhee,,, masa sigh setiap hari kamu dapat kiriman bunga dari Si Seratus Mawar Putih???
Apa gak serius tugh???" Tegas Khezya.

"Iya,,, aku tau ini serius,,,,
Tapi mau bagaimana lagi.???!!!"

"Zhee,,, apa kamu nggak kepengen tau siapa sesungguhnya Si Seratus Mawar Putih itu???" Tanya Sheril.

"Yahhh pengenlah.!!!" Sahut Zheyla.

"Setiap malam Si Seratus Mawar Putih selalu mengirimkan kamu bunga kan???" Tanya Khezya.


"He'ehh.!!!" Sahut Zheyla singkat.

"Nahhh,,, aku punya rencana nihh.!!!" Ucap Khezya.

"Rencana apa.???" Tanya Sheril dan Zheyla secara serempak.

"Gimana kalau kita jebak dia sebentar malam.???"

"Caranya.???" Tanya Sheril.

"Kita pura-pura pergi ajha,,, Lalu kita balik lagi.!!!
Karena kayaknya,, dia tugh tau banget gerak-gerik kamu Zhee.!!!" Ujar Khezya menjelaskan rencananya.

"Ngapain harus pake acara pergi segala.???" Tanya Sheril.

"Bukannya Cowok itu datang saat Zheyla pergi???" Tanya Khezya.

"Nggak juga tugh,,, bahkan saat Zheyla di rumah pun dia tetap ajha datang.!!! Iya kan Zhee???" Ujar Sheril.

"Ohhhh iya yah.!!! Sorry aku lupa.!!!" Ujar Khezya.

"Zhee,,, biasanya kamu dapat kiriman bunga mawar jam berapa.???" Tanya Sheril.

"Biasanya sigh sekitar jam dua belas siang sampai jam dua siang.!!! Tapi yang paling sering sighhh antara jam tujuh malam sampai jam sepuluh malam.!!!" Jelas Zheyla.

"Kalau begitu kita awasin ajha rumah kamu sampai jam sepuluh malam.!!! Gimana???" Ujar Sheril memberikan usulan.

"Ohh iya yahh,,, benar banget tugh idenya Sheril.!!!
Gimana kalau kita awasin rumah kamu tughh dari rumahnya si Ihsan yang culun itu tugh.!!!
Gimana???" Tambah Khezya.

"Ide bagus tugh.!!!
Aku setuju.!!!" Ujar Zheyla.

"Kalau begitu,,, sebentar malam kita ketemuan di depan rumahnya Ihsan.!!!
Oke.??!!!"


"Oke dehh.!!!"










>> Malam nya sekitar jam tujuh, Zheyla, Sheril dan Khezya berdiri di depan rumahnya Ihsan.


"Ihsan.!!!
Ihsan.!!!" Teriak mereka bertiga secara serempak. Ihsan yang sedang belajar pun terkejut. Kemudian dia pun berlari menuruni tangga.

"Siapa sigh.???" Tanya Ihsan sebelum membukakan pintu.

"Kami.!!!" Sahut mereka kembali secara serempak.

"Kami siapa.???" Tanya Ihsan kembali.

"Kalau kamu mau tau,,, buka dong pintunya.!!!" Ujar Sheril.

>> Ihsan pun membukakan pintu rumahnya. Didapatinyalah Zheyla, Sheril dan Khezya yang sedang berdiri di depan pintu rumahnya.



"Selamat malam Ihsan.!!!" Sapa ketiganya secara serempak.

"Selamat malam cantik.!!!
Tumben pada mau mapir ke rumahnya Ihsan.???" Tanya Ihsan sembari menggombal.

"Nanti ajha dehhh penjelasannya.!!! Sekarang udah boleh masuk gak???" Tanya Khezya.

"Tentu,,, silahkan masuk cantik.!!!" Ujar Ihsan sok romantis.



>> Zheyla, Sheril dan Khezya pun berlari menuju kamar Ihsan yang kebetulan ada di tingkat atas. Ihsan yang melihat hal tersebut pun menjadi bingung. Ihsan pun bertanya kepada ketiga gadis tersebut. Sheril pun menjelaskan permaslahan yang sebenarnya kepada Ihsan.



"Jadi begitulah ceritanya.!!!" Ujar Sheril mengakhiri penjelasannya.


"Ohhh,,, begitu yagh???
Setiap malam sigh,,, aku sering mendengar ada suara motor yang berhenti tepat di depan rumah kamu Zhee.!!!" Ujar Ihsan merespon cerita Sheril.

"Motor???
Motor siapa San??" Tanya Zheyla.

"Iya motor,,, dia tugh selalu pakai motor balap,,, tapi sayang,,, aku tugh gak tau kalau punya siapa.!!!" Ujar Ihsan. Mendengar penuturan Ihsan membuat Zheyla terlihat kecewa.

"Udahlah Zhee,,, gak usah cembutut kayak gitu.!!! Yang pentingkan petunjuk pertama udah kita temukan.!!!
Orang yang suka ngirimin kamu mawar putih itu adalah pengguna motor balap.!!
Di sekolah kita siapa-siapa yagh yang punya motor balap.???" Tanya Sheril.

"Kalau nggak salah sigh,,, Sonny, Dimas, dan Ricky.!!!" Jawab Khezya.

"Mungkin Sonny ama Ricky kali,,, kalau Dimas gak mungkin banget,,, soalnya dia kan udah punya pacar.!!!" Sahut Sheril.




>> Stelah mereka selesai berbincang-bincang, tiba-tiba terdengar suara motor yang berhenti tepat di depan rumah Zheyla. Mereka pun berlari mendekati jendela. Mereka begitu penasaran dengan si pengirim yang misterius itu. Tapi sayang, si pengirim misterius itu tidak membuka helmnya. Dengan segera Zheyla pun berlari menuruni tangga dan menuju ke halaman rumahnya. Tapi sayang, Zheyla terlambat. Tapi Zheyla sempat melihat warna motor yang dipakai oleh Si Seratus Mawar Putih tersebut.




"Yahhhh,,, kita terlambat dehhh.!!!" Desah Sheril dan Khezya kecewa begitu sampai di dekat Zheyla.

"Gak apa-apa Guys.!!! Yang penting aku tau warna motor yang dipakai ama Si Seratus Mawar Putih.!!!" Tutur Zheyla seakan bersemangat.

"Baguslah kalau begitu,,, itu akan menjadi petunjuk kedua bagi kita.!!!
Ohhh iya Zhee,,, apa warna motornya???" Tanya Sheril.

"Biru.!!" Jawab Zheyla dengan singkat.

"Zhee,, apa rencana kamu berikutnya???" Tanya Khezya.

"Sekarang kan kita sudah tau warna motornya,,, jadi gimana kalau besok kita selidiki saja yang punya motor balap biru???
Setuju nggak???" Ujar Zheyla sembari meminta pendapat dari kedua Sahabatnya.

"Oke juga tugh ide kamu.!!" Ujar keduanya.




"Yagh udah Zhee,,, kalau begitu kita pulang dulu yagh.!!!
Sampai ketemu besok.!!!" Tutur Sheril dan Khezya berpamitan.

"Makasih yagh atas bantuannya.!!!
Hati-hati.!!!"



>> Setelah mobil Sheril menghilang di tikungan, Zheyla pun mengambil seikat mawar putih yang tergeletak di depan pintu rumahnya dan langsung menuju kamarnya. Setelah sampai di kamarnya, Zheyla langsung membaca kartu ucapan yang di luarnya bertuliskan huruf -Y-





"Yang terindah di dalam hidupku adalah bisa mengenal dan mencintaimu.!!








Dari :
Pengagum Beratmu






Si Seratus Mawar Putih"












"Capek juga menyelidiki Si Seratus Mawar Putih.!!!
Aku udah nggak sabar pengen cepat-cepat pagi.!!

Ngantuk banget lagi.!!! Tidur ajha dehhh.!!!" Ujar Zheyla yang terlihat begitu capek dengan semua ini. Zheyla pun memejamkan matanya dengan harapan besok semuanya akan terungkap.






>> Keesokan harinya.
Setelah sampai di sekolah, mereka bertiga pun menjalankan rencana yang telah diperbincangkan oleh mereka semalam. Mereka pun mencari tau warna motor ketiga cowok yang menjadi calon tersangka. Ternyata setelah dilakukan penyelidikan, semua bukti menunjuk ke arah Sonny, karena motor yang dipakai Sonny adalah motor balap berwarna biru. Mereka pun langsung mencari dan melabrak Sonny.



"Son,,, kamu suka kan sama Zheyla.???" Tanya Sheril sembari mengangkat kerak baju Sonny.

"Apaan sigh??" Tanya Sonny terkejut dengan tuduhan Sheril.

"Ngaku ajha dehhh Son,,, kamu suka kan ama Zheyla.!!!" Lanjut Sheril dengan nada yang semakin besar dan memaksa.

"Ngapain aku suka ama Zheyla.??? Aku kan udah punya Rara.!!! Lagian tugh,,, Rara gak kalah cantik kok ama Zheyla.!!
Aku akuin sighhh,,, emang cantikan Zheyla dimana-mana,,, tapi,,, aku tetap gak suka ama Zheyla,,, aku gak naksir ama Zheyla,,, karena aku tugh udah cinta mati ama Rara.!!!" Tutur Sonny mencoba membela diri.

"Nggak usah mungkir dehh.!!!
Kamu kan yang selalu ngirimin bunga mawar putih ke Zheyla.???
Ayo jawab!!!" Ujar Sheril semakin galak.


"Ngirimin Zheyla mawar putih???
Kurang kerjaan amat sigh.!!!
Daripada ngirimin Zheyla mawar putih,,, mending mawarnya aku kirimin ke Rara,,, dia kan pacar aku.!!!" Tutur Sonny sambil tertawa.


"Zhee,,, kita pergi ajha yuk.!!! Kayaknya kita salah orang dehh.!!!" Ajak Khezya.

"Iya Zhee,,, kita pergi ajha yuk.!!! Ngapain juga kita lama-lama dengan orang yang nggak waras kayak dia.!!! Ayo.!!!" Mereka bertiga pun meninggalkan Sonny yang masih tertawa terpingkal-pingkal.




>> Di Taman belakang Sekolah.


"Zhee,,, gimana kalau kita buktikan sekali lagi sebentar malam.??" Tanya Khezya.

"Maksud kamu apaan Khey??" Tanya Sheril tak mengerti.

"Kita tangkap basah dia,,, dan kali ini kita nggak perlu ke rumah Si Culun.!!! Mending,,, kita selidiki ajha lewat rumah kamu Zhee.!!!" Jelas Khezya.

"Aku ngerti,,, tapi maaf banget yagh.!!! Kayaknya aku nggak bisa datang dehhh,,, soalnya ada acara makan malam bareng rekan bisnis Papa.!!! Maaf yagh.!!!" Tutur Sheril meminta maaf.

"Nggak apa-apa Sher.!!!
Zhee,,, kamu tenang ajha yagh,,, kan masih ada aku.!!!" Tawar Khezya.

"Oke,,, terserah kamu ajha dehhh.!!!" Ujar Zheyla.









>> Saat hari menjelang malam Khezya menelepon Zheyla dan meminta maaf karena dia tidak bisa menemani    Zheyla untuk melakukan penyelidikan. Dengan terpaksa Zheyla harus menanti kedatangan Si Seratus Mawar Putih itu sendirian. Ditambah lagi, kedua orang tuanya beserta adiknya sedang pergi ke Bandung.

>> Karena terlalu lama menunggu tanpa teman ngobrol, lama-kelamaan Zheyla pun merasa ngantuk dan dia pun tertidur di sofa yang ada di ruang tamu. Melihat hal itu Bi Atun pembantu rumah tangga Zheyla pun mengunci pintu dan berlalu ke kamarnya. Zheyla baru terbangun sekitar pukul satu malam. Dengan terkejut, Zheyla pun berlari menuju depan pintu rumahnya. Dibukanyalah pintu itu dan disana tergeletak seikat mawar putih. Gagal lagi deh misinya.




"Uffttthhhh,, kenapa sigh harus ketiduran.???!!!
Sebel.!!!" Dengan raut wajah yang sedih bercampur rasa kantuk Zheyla mengambil mawar itu lalu masuk ke kamarnya. Sesampainya di kamar, diambilnyalah kartu ucapan yang luarnya bertuliskan huruf -O-, lalu dibacanyalah.





"Orang yang paling berarti dan spesial di dalam hidupku hanyalah kamu seorang.!!!








Dari :
Pengagum Beratmu








Si Seratus Mawar Putih"












>> Esok harinya di sekolahan Zheyla.



"Gimana misinya semalam.???" Tanya Sheril.

"Gatot Sher.!!!
Gagal Total.!!! Soalnya aku ketiduran..." Ujar Zheyla lesu.

"Maaf yah Zhee, soalnya kami sekeluarga mendapat undangan makan malam di rumah Kakak Ipar aku, dan undangan nya tugh baru nyampe sore,,, jadinya aku gak bisa ke rumah kamu dehh.!!!" Sambung Khezya meminta maaf.

"Nggak apa-apa kok.!!!" Sahut Zheyla.

"Sebagai gantinya,,, gimana kalau sebentar malam aku temenin kamu untuk menyelidik??? Gimana,,, mau nggak???" Hibur Sheril.

"Nanti malam.??? Kayaknya aku nggak bisa dehhh,,, soalnya Papa aku tugh dapat undangan makan malam dari Bos barunya,,, dan kita semua diharuskan untuk datang.!!!" Tutur Zheyla.

>> Semuanya mendesah. Tampak kekecewaan di wajah ketiganya. Tapi apa mau dikata, semuanya telah terjadi. Si Seratus Mawar Putih sepertinya tak dapat terungkap identitasnya.







>> Sehari kemudian.
Siang itu di rumah Zheyla.





"Guys.., aku bosen nihhh terus-terusan nyelidik si Seratus Mawar Putih.!!!
Gimana untuk sementara ini kita hentikan dulu misi kita.???" Tanya Zheyla dengan raut wajah yang putus asa.

"Kok nyerah gitu ajha sighh.???
Yang semangat donk.!!!" Tutur Khezya dan Sheril menyemangati Zheyla yang hampir saja putus asa.

"Aku nggak putus asa kok.!!!
Hanya saja,, sepertinya percuma kalau kita meneruskan misi kita.., yang ada kita tugh hanya kecape'an dan waktu kita tugh terbuang percuma.!!!" Tutur Zheyla. Seketika itu pun semuanya terdiam, dan tak ada yang angkat bicara.



>> Lima belas menit kemudian.


"Khey,, Sher,, malam ini kita keluar yukk.!!!" Tutur Zheyla memacahkan kebisuan.

"Kemana Zhee.???" Tanya Sheril dan Khezya.

"Kemana ajha deghh.!!! Yang penting kita bisa ngilangin stress.!!!" Sahut Zheyla.

"Oke deghh.!!!" Sahut Khezya dan Sheril secara serempak. Setelah itu mereka berdua pun pamit pulang.






>> Malamnya ketiga Sahabat itu pun jalan-jalan. Alexa, adiknya Zheyla pun juga ikut bersama-sama dengan mereka. Mereka berempat pergi ke tempat yang mereka sukai. Sekitar pukul sepuluh malam mereka pun pulang ke rumah masing-masing.



"Kak.., Ada bunga mawar.!!!
Untuk siapa yagh.???" Tanya Alexa yang penasaran dengan seikat bunga mawar yang tergeletak di depan pintu rumah.

"Untukku.!!!" Sahut Zheyla singkat sembari mengangkat bunga mawar tersebut.

"Dari siapa Kak.???" Tanya Alexa lebih lanjut.


Zheyla hanya bisa menggelengkan kepalanya. Ditatapnyalah seikat bunga mawar putih tersebut sembari membuka kartu ucapan yang bertuliskan huruf -U-


"U..., apa artinya Kak.???" Tanya Alexa semakin tak mengerti.

"Bukannya apa-apa.!!!
Ayo masuk.!!!"


Alexa tidak bertanya-tanya lagi. Kemudian mereka pun masuk ke rumah dan langsung menuju kamar masing-masing. Sesampainya di kamar, diletakkanyalah mawar putih tersebut diantara mawar putih yang lainnya. Lalu dirangkainyalah huruf-huruf yang ada di luar kartu ucapan secara berurutan.


"I-L-O-V-E-Y-O-U..!!!" Hanya itu kata-kata yang keluar dari mulutnya Zheyla.

"Eumhh,, membingungkan saja.!!" Tutur Zheyla, seketika itu pun Zheyla tertidur lelap.




>> Saat hendak berangkat ke sekolah, lagi-lagi Zheyla menemukan seikat bunga mawar putih, dan kini di luar kartu ucapannya hanya bertuliskan huruf -R- saja. Dengan penuh tanda tanya Zheyla pun berangkat ke sekolah.



>> Saat bel istirahat berbunyi, Zheyla beserta ke dua temannya pergi ke kantin. Di kantin, Zheyla pun menceritakan tentang huruf yang terangkai semalam.



"Guys,,, semalam setelah kita pulang dari jalan-jalan aku nemuin mawar putih lagi di depan pintu rumah ku. Dan setelah aku rangkai semua huruf yang ada, malah menjadi I LOVE YOU.!!!" Tutur Zheyla memulai percakapan dengan ke dua temannya itu.

"I LOVE YOU.???
I LOVE YOU kan artinya aku cinta kamu.???!!!" Tutur Sheril.

"Wahh,, unik banget yagh cara nembaknya.??!!!
So sweet.!!!" Tambah Khezya.

"Yahh begitulah.!!!" Desah Zheyla.

"Zhee,, besok kan ada ulangan matematika,,, contekin donk.!!! Kamu kan jago matematika.!!! Hehehehe..." Tutur Khezya mengalihkan pembicaraan karena melihat situasi yang kurang menyenangkan.

"Huuu,,, belajar donk.!!! Masa minta contekan mulu.!!??" Sahut Zheyla.

"Iya nihhh.!!!" Timpal Sheril.

"Kalian ini kayak nggak tau aku ajha.!!! Aku kan paling lemah kalau yang namanya matematika,,, buktinya nilai aku selalu saja jeblok,,, tujuh ajha gak pernah nyampe,,, walaupun sebenarnya aku tughh udah belajar mati-matian.!!!" Tutur Khezya mencoba membela diri.

"Dasar,,, makanya kalau mau belajar tugh yang serius donk.!!!" Sahut Zheyla. Khezya yang merasa menang, hanya bisa cengar-cengir.


"Ough yagh Guys,,, tadi waktu aku mau berangkat sekolah aku nemuin seikat mawar putih lagi,, dan di kartu ucapannya tertulis huruf -R-.!!!" Tutur Zheyla.

"Mungkin itu inisial dari pengirm bunga mawar itu Zhee.!!!" Timpal Khezya.

"R,,, R,,, R,,, mungkin Ricky kali.!!!" Tambah Sheril.

"Mana mungkin Kak Ricky.??!! Kak Ricky kan udah punya pacar dan yang aku dengar mereka tugh baru jadian lagi.!!!" Tutur Zheyla membantah perkataan Sheril.

"Baru jadian.??? Sama siapa.???" Tanya Sheril dan Khezya secara serempak.

"Itu lho anak kelas sepuluh yang baru saja pindah dari singapura.!!" Jawab Zheyla.

"Tapi,, mungkin ajha kan Kak Dimas itu Playboy.!!!" Tutur Sheril.

"Ahh,, ngaco banget degh kamu.!!! Lagian nihh kalau dilihat-lihat, kayaknya Ka Ricky itu orangnya setia banget deghh.!!!" Sahut Zheyla.

"Atau mungkin ajha Randy, Reno, Ricko atau Rino.!!!" Tutur Khezya terbata-bata.

"Sudahlah.!!! Tidak perlu dipermasalahkan lagi.!!!" Ujar Zheyla mencoba menenangkan keadaan yang semakin rumit itu. Mereka pun terdiam sejenak.



"Oughh yagh Zhee, kamu diundang nggak ke pesta ultahnya Shesil.???" Tanya Sheril memecahkan kebisuan.

"Yah iyalah.!!!" Jawab Zheyla.

"Nah,, kebetulan kan bentar malam itu malam minggu,, jadi kita bisa bersenang-senang sepuasnya degh.!!!" Tutur Khezya.


"Benar juga yaghh.!! Hitung-hitung refreshing.!!!" Sambung Sheril.

"Yagh, sekalian kita lupakan sejenak si Seratus Mawar Putih itu.!!" Tambah Zheyla.

"Yo'i.!!!" Sahut Sheril dan Khezya secara serempak.




>> Malam itu tiga sekawan dandan secantik mungkin. Maklum ada pesta. Masing-masing anak membawa kado, begitupula dengan mereka bertiga . Mereka terlihat begitu gembira seolah-olah tak ada beban di hati.
Pesta ulang tahun Shesil sungguh meriah. Banyak permainan menarik yang menghibur hati. Keluarga Shesil juga mengundang beberapa artis untuk menghibur para undangan , karena memang Ayah Shesil bekerja di dunia entertainment. Pukul  satu malam pesta dibubarkan. Sheril yang membawa mobil pun mengantar Zheyla sampai di depan rumahnya.


"Daah Zheyla.!!!" Teriak Sheril dan Khezya dari dalam mobil.

"Daahhh,, hati-hati di jalan.!!!: Teriak Zheyla.



>> Saat Zheyla hendak menaiki tangga menuju ke kamarnya, tiba-tiba bel rumahnya berbunyi. Mendengar hal itu, Zheyla pun segera berlari untuk membukakan pintu. Di depan pintu rumahnya tampak seorang Pria yang bertubuh atletis sedang berdiri membelakangi pintu.



"Maaf,, cari siapa yagh.???" Tanya Zheyla.
Sang Pria pun membalikkan tubuhnya sembari menatap Zheyla dengan tatapan tajam.

"Lengkap sudah seratus mawar putih untuk kamu Cantik.!!!" Tutur Sang Cowok sembari menyodorkan seikat mawar putih.

"Kak,, Kak Ricky.??? Jadi,,, Kakak yang..." Zheyla menghentikan kata-katanya.

"Yah,, akulah yang selama ini mengirim mu mawar putih.!!" Sahut Ricky.

"Aku benar-benar tidak menyangka.!!!" Tutur Zheyla yang begitu keheranan dengan kenyataan yang terjadi.

"Gimana,, Kamu mau nggak jadi pacar aku???" Tanya Ricky.

"Pacar.??? Bukannya Kakak udah punya pacar.???" Tanya Zheyla mencari kepastian.

"Pacar.??? Siapa.???" Tanya Ricky yang tak mengerti dengan perkataan Zheyla.

"Cewek yang sering jalan ama Kakak.!!!" Sahut Zheyla.

"Cewek yang mana.???" Tanya Ricky lebih lanjut.

"Itu lho anak kelas sepuluh.!!!" Jawab Zheyla.

"Oh,, yang itu.???
Itu sigh Dyzhee.!!!
Dia itu anaknya Tante aku.!!! Dia itu sepupu aku yang baru ajha pindah dari Singapura, jadi aku harus mendampingi dia.!!!" Terang Ricky.

"Ohhh, jadi itu sepupu kamu.???" Tanya Zheyla dengan senyum yang menggantung.

"Yupzz.!!!" Sahut Ricky singkat.



"Terus gimana.???" Tanya Ricky mencari kejelasan dari Zheyla.

"Gimana apanya Kak.???" Tanya Zheyla berpura-pura.

"Kamu mau nggak jadi pacar aku.???" Tanya Ricky sekali lagi.

"Maaf Kak,,, kayaknya,,, kayaknya aku nggak bisa...." Zheyla menggantung kata-kata yang ingin diucapkannya. Dia melihat ada kekecewaan di mata Ricky. Ricky pun menunduk, dia membalikkan badannya bermaksud pergi dari rumah Zheyla. Saat Ricky hendak melangkah pergi. Zheyla pun melanjutkan perkataannya.


"Aku nggak bisa nolak Kak.!!!
Aku juga sayang ama Kakak.!!!" Lanjut Zheyla. Ricky pun membalikkan badannya. Dia pun menatap Zheyla dengan penuh cinta. Tapi Ricky masih tak percaya dengan perkataan Zheyla.


"Beneran Zhee???" Tanya Ricky untuk memastikan ucapan Zheyla barusan. Zheyla hanya bisa mengangguk sambil tersenyum malu.

"Sungguh.???" Tanya Ricky kembali.

"Iya Kak.!!" Jawab Zheyla dengan penuh keyakinan.


Dengan hati yang gembira, Ricky pun memeluk Zheyla. Zheyla pun membalas pelukkan Ricky. Mereka terlihat begitu bahagia. Ini merupakan hal serta hari yang terindah dalam hidup Zheyla. Dia tak menyangka hal yang tadinya hanyalah sebuah mimpi belaka kini telah menjadi kenyataan. Si Seratus Mawar Putih telah terungkap, itu berarti usai sudah kisah cinta Zheyla. Ke duanya pun bahagia.







T-A-M-A-T

Real Time Pengunjung

My Friends

https://twitter.com/#!/Ranwik_Julianto" target="_ranwik_julianto="Follow Me on Twitter">