-->

Thursday, 31 May 2012

Meraih Jawaban Doa








Bilamana Aku menutup langit, sehingga tidak ada hujan, dan bilamana Aku menyuruh belalang memakan habis hasil bumi, dan bilamana Aku melepaskan penyakit sampar di antara umat-Ku, dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.“ 2Taw 7:13-14
 
Tuhan mengajar kita cara berdoa melalui „Doa Bapa Kami“ (Mat 6:9-13). Dia selalu mengambil waktu utk berdoa. Dan Tuhan masih berdoa untuk kita sampai saat ini (Yoh 17). Banyak sekali jenis-jenis doa, di antaranya doa permohonan, doa ucapan syukur, doa syafaat, doa puasa, doa peperangan dan doa profetik.

Doa yang dinaikkan dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan dampak yang luar biasa, seperti ada tertulis, “Lalu berkatalah Elia, orang Tisbe, dari Tisbe-Gilead, kepada Ahab: “Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan.” 1 Raj 17:1

Bagaimana caranya supaya kita dapat meraih jawaban atas doa-doa yang kita naikkan ?


1. BERSERU, MINTA TERUS

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu” (Mat 7:7).

“Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui” (Yer 33:3).

Seperti Bartimeus (Mrk 10:48) yang berteriak makin keras, walau dihalangi.
Elia berdoa meminta hujan (1Raj 18:41-46).
 Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan (Yak 5:17).

Belajarlah dari seorang anak kecil yang tidak akan berhenti meminta jika belum mendapat jawaban.


2. BERSERAH KEPADA KEHENDAK TUHAN

“Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu” (Yes 55:9).

“Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki” (Mat 26:39).

Ada hal tertentu yang merupakan penghalang bagi jawaban doa :

“Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu” (Yak 4:3).

Ketika berdoa utk sesuatu yang kita butuhkan, biarlah kehendak Tuhan yang jadi.


3. PEKA AKAN JAWABAN TUHAN & MENERIMANYA

“Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia” (1Co 2:9).

Belajarlah untuk mengerti kapan saatnya Tuhan memberikan jawaban atas doa kita.

Flashback kehidupan kita. Lihat jalur yg telah kita tempuh. Tuhan memberkati kita dengan cara yang tidak kita pikirkan. Berseru, berserah, kemudian peka & terima jawaban dari-Nya.


Real Time Pengunjung

My Friends

https://twitter.com/#!/Ranwik_Julianto" target="_ranwik_julianto="Follow Me on Twitter">