-->

Friday, 25 May 2012

♣ Belajar dari PASIR & BATU ♣











1 Petrus 3:9
Dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan,
atau caci maki dengan caci maki,
tetapi sebaliknya,
hendaklah kamu memberkati,
karnu untuk itulah kamu dipanggil,
yaitu untuk memperoleh berkat.

Ini adalah sebuah kisah tentang dua orang suami istri yg sedang berjalan melintasi gurun pasir.
Ditengah perjalanan,
mereka bertengkar & suaminya menghardik istrinya dengan sangat keras.
Istri yang kena hardik,
merasa sakit hati,
tapi tanpa berkata-kata,
dia menulis diatas pasir :
“HARI INI SUAMIKU MENYAKITI HATIKU”
Mereka terus berjalan,
sampai menemukan sebuah oasis dimana mereka memutuskan untuk mandi.
Si Istri mencoba berenang,
namun nyaris tenggelam dan berhasil diselamatkan suaminya.
Ketika dia mulai siuman & rasa takutnya hilang dia menulis disebuah batu:
“HARI INI SUAMIKU YANG BAIK MENYELAMATKAN NYAWAKU”
Suami bertanya:
“kenapa setelah saya melukai hatimu,
kamu menulisnya diatas pasir & sekarang kamu menulis diatas batu?”
Istrinya sambil tersenyum menjawab :
“ketika kita harus menulisnya diatas pasir, angin maaf datang berhembus & menghapus tulisan itu..
Bila sesuatu yang luar biasa diperbuat suamiku,
aku harus memahatnya diatas batu hatiku,
agar tak bisa hilang tertiup angin.”
Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat & konflik karena sudut pandang yang berbeda,
terkadang malah sangat menyakitkan.
Oleh karena itu,
cobalah untuk saling memaafkan & melupakan masa lalu.
Yang terpenting dari pelajaran diatas, adalah :
Belajarlah untuk selalu BISA MENULIS DI ATAS PASIR ….


Real Time Pengunjung

My Friends

https://twitter.com/#!/Ranwik_Julianto" target="_ranwik_julianto="Follow Me on Twitter">